Halaman

Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Mei 2011

Aku rindu ak yang dulu

lidah ini kaku..
tak mau mengaku..
hanya diam seperti batu..

semuanya berakhir begitu saja seperti mimpi..
serpihan knangan dalam satu hari..
seperti bermimpi dalam mimpi..
tak mungkin kembali lagi..

telingaku panas,,tanganku gatal,,hati ku galau..
mendengar bisikan ttg luka yang sudah ku pendam..

hatiku terabrasi perhalan,,
berdiri menerpa ombak yang datang perlahan tapi menghujam..

bukan ini yang ku inginkan..
ak tak ingin berdiri sendiri menentang deru ombak yang datang kembali..
dengan tamengku terlalu jauh disana,,tak sanggup ku raih untuk melindungiku..
dengan pelampung yang bocor,,tak sanggup aku selalu berada di atas permukaan..

aku rindu ak yang dulu..
yang bersemangat menantang ombak..
walau tanpa tameng dan sebuah pelampung..
tanpa harapan menjadi seseorang yang special dimata siapapun..
hanya berusaha melakukan yang terbaik..
bukan seperti sekarang yang hanya berambisi tanpa tujuan..


Muhammad Bakhtiar Rivai

Minggu, 30 Januari 2011

-EVOLUSIKU-


Sekali lagi ak merasakan ini..
Usaha kecil u/ menemukan secercah kebahagiaan..
Seperti ikan yg jatuh cinta,,memamerkan kemampuannya berenang cepat dengan liukan siripnya yg tajam..
Tp inti sebetulnya bukan apa yg terlihat dr hasilnya..melainkan usahanya..

Sejenak ak trtawa kecil,,
Apa benar ini aku?
berevolusi menjadi pribadi yg baru..
Agak brutal tp berprinsip..
Patuh tp berambisi..

Semua ini hanya loncatan awal yg kecil untuk meloncat jauh kedepan..

Evolusi ku akan trus berlanjut sampai akhir nafasku..

-ispirasi di siang bolong-

semua peluh yang dirasa seakan tidak akan pernah lelah menghujam bertubi"..
datang silih berganti dan merengkuh kebebasan yang seharusnya dimiliki...

ingin rasanya menjadi seorang ditaktor yang selalu memerintah dan meminta semua yang diinginkan dan tertawa puas di belakang dengan tangan penuh darah..
TAPI,,
itu bukan aku..
ak hanya segelintir orang yang igin merengkuh kebahagiaan sebagai mana tertuliskan pada buku takdir kehidupan...
tersenyum pada saatnya dan menangis pada waktunya..

semua yang ak alami serasa hanya seperti cerita pendek yang belom ada akhirnya,,
berusaha mencari celah cerita pendek ini dan mengubahnya menjadi sebuah cerita dongeng yang tergambarkan sangat indah..berlarian dibukit dan meraih semua yang diinginkan...
TAPI,,
itu bukan aku..
ak hanya seperti butiran pasir di sungai yang mengikuti alirannya,,entah berkelok atau lurus..deras atau tenang,,bergelombang karena batu" besar dan kecil atau hanya datar tidak bergelombang...

-Inspirasi di siang bolong-